Pangkalpinang, 02 Maret 2026 – Aktivitas penambangan ilegal yang beroperasi secara terang-terangan di tepi jalan raya dan sangat dekat dengan pemukiman warga di Bancang, Bukit intan Pangkalpinang kembali menjadi sorotan tajam. Fenomena yang seharusnya menjadi anomali ini justru menjadi pemandangan lumrah yang terpantau langsung oleh awak media pada Senin (02/04/2026), memunculkan pertanyaan besar mengenai kewaspadaan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Lokasi penambangan ilegal ini tidak terletak di area terpencil atau kawasan hutan yang sulit dijangkau, melainkan tepat di pinggir jalan akses utama yang setiap hari dilalui oleh masyarakat luas. Jaraknya yang hanya sepelemparan batu dari rumah-rumah penduduk membuat aktivitas ini semakin mencolok dan menimbulkan kegelisahan mendalam bagi warga sekitar.
Kegiatan penambangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi namun nyata ini menimbulkan berbagai dampak negatif yang tak bisa diabaikan. Debu yang beterbangan, suara bising dari alat berat, hingga potensi kerusakan struktur tanah yang membahayakan bangunan di sekitarnya menjadi ancaman nyata bagi keselamatan dan kesehatan warga. Lebih dari itu, keberadaan tambang ilegal di tengah keramaian ini juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan keamanan umum, mengingat aktivitas ini berjalan tanpa izin dan pengawasan yang memadai.
Yang lebih memrihatinkan adalah absennya peran serta dari aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait di lokasi tersebut. Meskipun aktivitas penambangan ilegal ini berlangsung secara ramai dan sangat mudah terlihat oleh mata telanjang, hingga saat ini belum ada tanda-tanda adanya upaya himbauan, pengawasan, maupun tindakan penertiban yang tegas dari pihak berwenang.
Kondisi ini memunculkan persepsi di kalangan masyarakat seolah-olah hukum dan peraturan yang berlaku tidak lagi memiliki gigi untuk menjerat pelaku pelanggaran. Pelanggaran terhadap aturan penambangan dan tata ruang wilayah seolah hanya menjadi asumsi tanpa diikuti dengan tindakan nyata dari petugas. Ketidakhadiran intervensi aparat di tengah aktivitas yang
Tags:
Berita




