Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

PENJARAHAN ASET SMELTER PANGKALPINANG: DIDUGA LIBATKAN KELOMPOK YP-DADA DAN OKNUM, MOBIL DINAS BRIMOB TERLIHAT DI LOKASI


 
PANGKALPINANG – Dugaan penjarahan aset berharga di kawasan smelter Pangkalpinang memicu kemarahan publik. Aktivitas pengambilan besi dan peralatan vital dalam skala besar ini diduga melibatkan kelompok berinisial YP dan Dada, serta oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian di wilayah Bangka Belitung. Peristiwa ini tercatat terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026.
 
Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya yang meminta namanya dirahasiakan demi keamanan, sejumlah besar material besi dari dalam gudang hingga area operasional telah diangkut secara bergelombang. Barang curian itu diduga langsung disalurkan dan dijual ke penampung besi buruk yang dikenal dengan nama Pitot di wilayah ini.
 
"Terlihat jelas rombongan YP bergerak di lokasi. Bahkan ada pihak yang mengaku sebagai oknum anggota turut serta dalam proses pengambilan hingga pengangkutan barang tersebut," ungkap sumber tersebut kepada awak media, Sabtu, 11 Juli 2026.
 
Kecurigaan semakin menguat bahwa ini bukan sekadar tindakan iseng, melainkan aksi terorganisir yang direncanakan matang. Pasalnya, jumlah barang yang diambil mencapai tonase besar dan diangkut berulang kali menggunakan kendaraan berat jenis truk tronton maupun truk bak terbuka.
 
Mobil Dinas Brimob Terpantau Parkir
Bukti yang semakin mengganjal hadir dalam rekaman video yang beredar. Terlihat jelas sebuah kendaraan dinas berlogo Brimob terparkir di lokasi kejadian. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi tanda tanya besar bagi publik: apakah kehadirannya dalam rangka pengamanan, atau justru menjadi pelindung aktivitas yang diduga melawan hukum ini?
 
Peralatan Vital Ikut Raib, Kerugian Mengancam Aset Daerah
Tidak hanya besi dalam jumlah besar, pelaku juga diduga membawa pergi peralatan operasional vital, termasuk unit generator besar yang menjadi sumber tenaga listrik kawasan smelter. Hilangnya aset ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, namun juga mematikan peluang pemulihan fungsi maupun pengelolaan aset perusahaan yang seharusnya menjadi kekayaan daerah.
 
Publik Tuntut Klarifikasi Aparat
Fakta dugaan keterlibatan pihak yang seharusnya menjaga keamanan justru menjadi sorotan paling tajam. Masyarakat menuntut jawaban tegas:
 
- Apakah oknum yang disebut benar terlibat?
- Apakah bertindak atas perintah dinas atau kepentingan pribadi?
- Dan apakah ada perlindungan khusus yang membuat penjarahan ini berjalan lancar tanpa hambatan?
 
Upaya Konfirmasi & Keterbukaan Informasi
Perlu diketahui, pemberitaan ini didasarkan pada laporan lapangan dan kesaksian sumber. Awak media belum memastikan kebenaran mutlak seluruh detail dan belum menerima tanggapan dari pihak terkait.
 
Guna memenuhi prinsip jurnalistik akuntabel, awak media terus berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada:
✅ Pengelola aset smelter
✅ Pihak kepolisian dan Brimob Polda Babel terkait dugaan keterlibatan oknum dan kendaraan dinas
✅ Penampung besi buruk Pitot terkait asal barang yang diterima
✅ Dinas Perindustrian serta instansi pengelola aset daerah
 
Ruang Hak Jawab & Koreksi:
Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang namanya disebut, merasa dirugikan, atau memiliki fakta berbeda untuk menyampaikan klarifikasi melalui saluran resmi redaksi. Perkembangan selanjutnya akan segera dilaporkan setelah data terverifikasi lengkap.
 
Redaksi

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak