GALIAN C ILEGAL DI TOIB DUL PANGKALAN BARU: AKTIVITAS MENANTANG HUKUM DIDUGA DIBACKUP OKNUM BERSERAGAM


 

Pangkalan Baru, Bangka Tengah – Aktivitas galian C tanah puru ilegal di kawasan Toib Dul, Pangkalan Baru, semakin mengkhawatirkan dan tampak seolah-olah kebal terhadap hukum. Dugaan adanya oknum di balik layar yang menjadi tulang punggung operasional ini kini menjadi sorotan utama setelah awak media mengumpulkan data dan melakukan pantauan langsung.
 
Pada hari Kamis (26/2/2026), tim investigasi media mendapati bahwa lokasi galian yang berada di posisi strategis terus menjadi pusat kegiatan yang sibuk. Truk-truk pengangkut tanah puru terlihat bergerak bolak-balik tanpa hambatan, membawa muatan dari lokasi galian menuju titik pengumpulan yang belum dapat dipastikan secara pasti. Semua aktivitas ini berlangsung tanpa adanya izin resmi dari instansi terkait, menjadikannya jelas sebagai operasi ilegal.
 

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber mengungkapkan bahwa kegiatan galian C ini diduga berada di bawah kendali seorang oknum yang mengenakan seragam resmi. 

Aktivitas ini bukanlah hal baru, melainkan telah berlangsung selama beberapa waktu dengan pola yang terstruktur. Bahkan, terdapat dugaan adanya sistem koordinasi yang terorganisir dengan baik agar operasional berjalan mulus dan terhindar dari penindakan.
 
Sistem koordinasi tersebut diperkirakan melibatkan beberapa pihak yang bekerja sama untuk memastikan jalannya aktivitas tidak terganggu. Mulai dari pengawasan area hingga pengaturan jadwal pergerakan kendaraan, semuanya direncanakan sedemikian rupa agar tidak menarik perhatian aparat penegak hukum. 

Hal ini membuat aktivitas galian C ilegal tersebut tampak seolah-olah menantang keberadaan hukum yang berlaku di wilayah Bangka Tengah.
 
Dampak dari galian C ilegal ini tidak hanya merusak ekosistem dan struktur tanah di kawasan Toib Dul, melainkan juga berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi negara dari sisi pendapatan pajak dan royalty sumber daya alam. 

Selain itu, keberadaan oknum berseragam yang diduga terlibat juga mengancam integritas institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur negara.
 
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap identitas sebenarnya dari pihak yang mengendalikan operasi galian C ilegal tersebut, serta mengumpulkan bukti-bukti konkrit yang dapat menjadi dasar bagi langkah penindakan dari pihak berwenang. 

Tim investigasi akan terus mengikuti perkembangan kasus ini hingga menemukan akhir yang jelas dan memastikan bahwa tidak ada pihak pun yang dapat terlepas dari jeratan hukum.
 
 
 

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak