Miris: 3 Unit Tambang Ilegal Menggempur Perkampungan Benteng Pangkalan Baru, Depan Langsung Halaman Rumah Warga


Ungkap Kasus- Di Jalan Semujur, Perkampungan Benteng Pangkalan Baru, Bangka Tengah, aktivitas tambang ilegal tak hanya meresahkan—melainkan menyebarkan ketakutan. Tiga unit alat tambang beroperasi dengan seenaknya, bahkan dekat langsung halaman rumah warga dan seberang jalan raya, tanpa rasa takut akan hukum atau konsekuensi.
 

Penyelidikan awak media pada Sabtu (31/1/2026) mengungkap fakta mengkhawatirkan: pemilik tambang tak dikenal, dan pekerja bahkan tak berani menyebut nama orang yang "berdiri di depan rumah" sebagai pengendali aktivitas.

"  Itu yang berdiri diteras  rumah pemilik nya namanya beleum tahu pekerja tak bilang " Ujar sumber

 Kondisi ini menunjukkan jaringan yang tersembunyi, dengan pelaku beroperasi di balik layar untuk menghindari tanggung jawab.
 
Selain melanggar peraturan tentang izin tambang, aktivitas ini juga mengganggu akses warga dan menimbulkan risiko bencana. Pengambilan tanah terus-menerus berpotensi menyebabkan erupsi tanah atau robohnya jalan, yang dapat mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan properti. Warga yang menyaksikan hanya bisa tertegun, sementara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) tampak lamban bertindak.
 
Tuntutan tegas: APH dan pemerintah daerah harus segera turun tangan, melakukan penyelidikan mendalam, dan menutup semua unit tambang ilegal sebelum dampak buruk semakin meluas. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya materiil, tetapi juga keamanan dan kenyamanan hidup warga yang harus dijaga.

Baca Juga
Baca Juga
أحدث أقدم